water-kefir-crystals.jpg

Water Kefir

Water kefir sebenarnya sudah dikenal sejak beratus-ratus tahun yang lalu, dan sekarang kembalinya water kefir menjadi 'in' lagi cukup menakjubkan. Di cerita-cerita kuno sudah ada yang menyebut water kefir sebagai remedi penyakit. 'Teratai salju' yang sebenarnya adalah water kefir, misalnya, banyak disebut sebagai antikolesterol, antidiabet, antitumor dan lain-lain. Percaya tidak percaya,  water kefir sangat kaya dengan probiotik hidup, sangat bagus untuk pencernaan, sama halnya dengan kombucha, jun atau milk kefir, dan bisa diberi perasa supaya rasanya sangat menyenangkan.

Banyak orang senang minum minuman manis yang bersoda. Sebelum soda dikenal jadi minuman tidak sehat karena mengandung banyak sekali gula, pengawet, dan mengandung perasa kimia buatan seperti layaknya soda masa kini, soda di masa lalu pernah dikira minuman sehat. Di Amerika jaman dulu, biasa ditemukan mesin soda di dalam apotik. Bayangkan.

Soda masa kini yang dibuat secara alami tanpa suntikan karbon sesungguhnya malah bisa menyehatkan tubuh. Soda dari water kefir mengandung probiotik hidup yang membantu menyehatkan pencernaan. Soda ini dibuat dengan fermentasi alami dan kalau kita tambahkan perasa alami yang sehat, wow, makin bertambahlah vitamin dan nutrisi di dalamnya.  

Kenapa Minum Water Kefir?

Suplemen probiotik yang dijual di toko-toko biasanya mengandung 3-4 jenis bakteri dan ragi berguna. Ada beberapa merek yang bisa mengandung 10 jenis bakteri dan ragi tetapi biasanya harganya mahal sekali dan kurang terjangkau oleh masyarakat umum. Perusahaan obat dan farmasi berlomba-lomba memasukkan sebanyak-banyaknya koloni bakteri dan ragi (colony forming units, CFUs) di tiap tablet. Tetapi sebenarnya semua ini gampang sekali digantikan oleh soda water kefir. Karena berbentuk cairan, water kefir langsung masuk ke perut tanpa harus berinteraksi dengan asam lambung dan cairan empedu. Water kefir mengandung antara 0.5-1 milyar CFUs setiap milinya, yang berarti satu sendok makan water kefir sudah mengandung probiotik lebih banyak dari suplemen!

Water kefir dipercaya bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes. Dalam proses fermentasi, setelah 24 jam gula yang dipakai akan berubah menjadi glukosa dan fruktosa yang dianggap cukup aman untuk penderita diabetes. Setelah proses fermentasi gula sukrosa tersisa di water kefir sudah hampir nol. Ini berita bagus untuk penderita Metabolic Syndrome karena ini berarti water kefir tidak membuat gula darah naik turun atau kita jadi sering lapar.  Tapi untuk semua hal, berhati-hatilah sewaktu kita mulai konsumsi sesuatu yang baru, perhatikanlah reaksi tubuh kita sendiri.

Minuman kefir, baik milk kefir atau water kefir, mengandung banyak probiotik, vitamin B1, B6, B12, mineral, asam amino, dan enzim berguna. Untuk anda yang menghindari produk susu, lebih baik memilih water kefir karena bebas susu, dan bebas gluten, sekaligus bagus untuk hidrasi tubuh. Rasanya yang segar, apalagi jika perasa alami dipilih dengan cermat sehingga juga menambah nutrisi dan vitamin, membuat kefir minuman segar super keren.

Studi

Analisa untuk melihat beragamnya jenis spesies mikroba menunjukkan adanya Lactobacillus casei/paracasei, Lactobacillus harbinensis, Lactobacillus hilgardii, Bifidobacterium psychraerophilum/crudilactis, Saccharomyces cerevisiae, dan Dekkera bruxellensis. Beberapa jenis spesies, seperti Lb. casei and Bifidobacterium spp., menunjukkan aktifitas probiotik. Sukrosa dari gula yang dipakai untuk fermentasi, sudah berubah bentuk setelah 24 jam fermentasi, dan water kefir grains polisakarida lalu terbentuk.  Metabolita utama dari proses fermentasi ini adalah etanol, asam laktat, dimana gliserol, asam asetat dan manitol juga terbentuk dalam konsentrasi rendah.

Water kefir dan probiotik di dalamnya dipercaya dapat membantu kondisi di bawah ini:

Water Kefir versus Kombucha

Kompetisi langsung water kefir biasanya kombucha, minuman probiotik yang rasanya asam dan agak bersoda karena fermentasi alami. Banyak orang yang bertanya-tanya tentang perbedaan antara water kefir dan kombucha. Mana yang lebih baik?

Kombucha membantu percernaan, karena selain mengandung bakteri berguna, kombucha mengandung beberapa jenis asam dan enzim yang membantu perut mencerna makanan. Terbuat dari teh, kombucha mengandung sedikit kafein, besarannya tergantung jenis teh yang dipakai.

Water Kefir lebih masuk ke dalam katagori minuman probiotik. Water kefir mengandung enzim dan asam berguna, meskipun tidak sekuat kombucha. Tetapi, water kefir mengandung lebih banyak jenis bakteri berguna dibanding kombucha. Water kefir tidak mengandung kafein, dan kadang disebut isotonik soda.

Kesimpulannya, dua jenis minuman ini sangat sehat dan berguna untuk membantu bekerjanya sistim tubuh, dan dua duanya bagus untuk hidrasi. Jadi pilih yang mana? Dua-duanya saja, mereka bisa dicampur, malah dapat menambah jumlah dan jenis probiotik yang kita konsumsi.

 

 

Baca: Apa itu Milk Kefir? Apa itu Kefir? Apa itu Kombucha?

Lihat Produk Kami Testimoni