milk-kefir.jpg
 

Milk Kefir

Milk kefir adalah hasil fermentasi susu dengan simbiosa paling tidak 30 mikroflora yang membentuk gumpalan kefir grains. Mikroorganisme dalam kefir grains termasuk bakteri asam laktat, Lactococcus lactis subsp. lactis, Streptococcus thermophilus, Lb delbrueckii subsp. bulgaricus, Lb helveticus, Lb casei subsp. pseudoplantarum and Lb brevis, berbagai jenis ragi, seperti Kluyveromyces, Torulopsis, dan Saccharomyces, dan asam asetat, antara lainnya. Mikroorganisme inilah yang membuat kefir tahan lama dengan kemampuannya mencegah perkembangan bakteri jahat dan bakteri yang membuat susu busuk. Di satu tes laboratorium, gabungan mikroorganisme ini juga menghambat pertumbuhan salmonella and E. Coli yang dikenal sangat berbahaya untuk kesehatan perut.

Milk Kefir versus Yogurt

Milk kefir dan yogurt tidak sama, meskipun jelas ada kemiripannya. Dua-duanya dibuat dari susu (atau susu alternatif), rasanya asam, terlihat seperti krim, mengandung banyak protein, kalsium, vitamin B, potasium, dan probiotik.

Kefir pada umumnya mengandung protein dan probiotik lebih banyak dari yogurt. Kefir juga lebih encer dan lebih gampang diminum daripada yogurt. Cara pembuatannya juga berbeda. Kefir difermentasi di suhu ruangan, sedangkan yogurt memerlukan suhu hangat untuk fermentasi. Kefir mengandung lebih banyak jenis bakteri dan ragi berguna dan lebih bagus untuk menjaga kesehatan pencernaan dibanding yogurt. 

Kegunaan untuk Kesehatan

Milk kefir sangat kaya akan nutrisi, dengan kandungan protein, vitamin B, potasium, dan kalsium. Kalsium membantu menguatkan tulang, protein membangun otot, dan potasium membantu menjaga kesehatan jantung. Namun kandungan probiotik di kefir itulah yang diutamakan. Menurut Mayo Clinic di Amerika Serikat, probiotik bisa menjaga rasio bakteri berguna di perut kita, mencegah diare terutama setelah minum antibiotik, mengobati IBS (irritable bowel syndrome), mencegah dan mengurangi infeksi perut, mencegah dan mengobati keputihan, mencegah dan mengobati infeksi kandung kemih.

Salah satu penelitian menemukan bahwa tikus percobaan di laboratorium yang diberi kefir selama 7 hari terobati dari masalah inflamasi. Studi lain menemukan bahwa kefir berguna untuk menurunkan kolesterol dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Efek Samping dan Peringatan

Meskipun sangat sehat, beberapa orang mengalami sembelit dan sakit perut sewaktu pertama mengkonsumsi kefir. Mungkin ini disebabkan oleh penyesuaian mikroflora di perut. Untuk amannya, tanya dokter anda dahulu kalau anda mempunyai kondisi lemah atau mengidap autoimmune.

Kefir aman untuk anak berumur 1-5 tahun. Anak dibawah 1 tahun tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi produk susu sapi. ASI jauh lebih baik dan juga mengandung banyak probiotik.

Karena proses fermentasi merubah laktosa susu menjadi asam laktat, bagi orang yang sensitif atau alergi laktosa dipercaya tetap bisa mengkonsumsi kefir. Tetapi karena kasein (protein susu) masih terkandung dalam milk kefir, jika anda menghindari kasein sebaiknya memilih water kefir, kombucha, jun, kanji, kimchi atau probiotik lain yang tidak mengandung susu.

Studi

Kebanyakan studi memberi hasil positif  tentang kefir. Satu studi mengatakan kefir memiliki karakter antimikroba, antiinflamasi, antioksidan, dan antitumor. Penelitian menunjukkan bahwa kefir membantu pencernaan dengan mencegah patogen dan menambah jumlah bakteri berguna. Kefir juga berguna untuk mengobati peptic ulcers. Tetapi penelitian yang lebih dalam masih harus dilakukan secara seksama untuk kepastian medisnya. 

Umumnya, probiotik di dalam milk kefir dipercaya dapat membantu kondisi di bawah ini:

 

Baca: Apa itu Water Kefir?

Baca: Apa itu Kefir?

Baca: Apa itu Kombucha?

Lihat Produk Kami Testimoni